KEHILANGAN

Jumpa lagi di postingan kedua saya, guys!

kalau di lihat-lihat,judulnya udah membawa genre tersendiri kan? Ya genre kita kali ini adalah sad.

KEHILANGAN. Apa sih kehilangan itu?

Hilang disini bukan sembarang barang.. kehilangan disini adalah, perginya sosok yang begitu kita cintai. Kita pakai contoh peristiwa saya sendiri saja ya..

……………………

Kisah ini bagiku cukup menyakitkan. Tapi tak apalah, berbagi pengalaman tentang arti kehilangan buat para reader.

Bermula ketika usia saya bellum menginjak enam tahun.Waktu itu aku merasa akulah manusia paling bahagia di dunia ini. Orang tua penyayang, hidup mapan,semua lebih dari cukup.Setiap hari atmosfer kebahagiaan mengukung rumah keluargaku.

Namun kebahagiaan itu tak selamanya tercurah padaku.

Allah menakdirkan bahwa ayah tidak akan terus mendampingi kami.Ayah pergi, tanpa penjelasan,meninggalkan kami.Menghilang.di saat ku belum menginjak taman kanak-kanak.

Hal yang membuatku terpuruk, bertanya-tanya. Terkadang jika meihat seorang ayah yang mencurahkan pkasih pada putranya, aku terdiam.

Bergumam dalam benak, bertanya dalam hati:

“Ayah, sekarang kau dimana? Bagaimana kabar ayah? Dan kapankah engkau embali pada kami?”

Terkadang merasa iri, terkadang merasa sedih.tinggallah aku hidup bersam ibu dan adik saya satu satunya.

Hingga akhirnya 7 tahun kemudian say dimasukkan ke dalam pesantren.Pesantren yang bermukim di Magetan.Bernama PPTQ Bani Ali Mursyad banaran.Pondok Tahfidz, ya saya harus menghafalkan al quran.

Di sana, di Magetan saya harus bias beradaptasi lagi.Teman-teman baru, Ustadq-ustadzah, dan lingkungan yang berbeda dari lingkungan saya berasal,Kediri.

Sekarang adalah tahun ke-3 sejak awal masuk pondok ini.Ya, saat ini (saat nulis postingan kali ini)posisi saya masih di pondok, kelas 3 MTs.

Di pondok tersebut terdapat salah satu Ustadzah . Beliau bernama Ustadzah Rara Reginna Marsyam. Beliau adalah sosok yang berarti bagi saya.

Usra(Ustadzah Rara), yang berhasil membangkitkanku dari segala keterpurukan dan kesedihan.Beliau adalah motivator terbaik, penggubrak semangat yang pernah ada,tegas,disiplin dalam berbagai hal.

Usra itu hebat. Beliau pengenal karakter yang baik, yangmembantu saya kembangkan bakat terpendam,pemberi cahaya terang bagi jalan suram sntri-santrinya.

Usra sangatlah berarti.

Sampai waktu yang tidak pernah kunantikan itu tiba.

USRA PERGI, USRA TELAH BERTEMU DENGAN JODOHNYA, USRA HARUS MENIKAH, DAN MENIGGALKAN KAMI SEMUA.

Itu sangatlah menyakitkan. KEHILANGAN untuk kedua kalinya bagikku.Kehilangan sosok yang begitu kusayangi.Bukankah kalian juga akan merasa sedih jiga ditinggal oleh orang yang kalian cintai?

SAya tidak tahu bagaimana harus mengungkapkan perasaan ini.Sedih, menyakitkan.Begitu banyak moment saya bersamanya.Kehilangan mengapa harus terjadi lagi?

Begitu juga dengan teman-teman yang selama ini 24 jam selalu bersama, dalam satu atap.Mereka pun tak lama lagi juga akan berpisah.

Dan akan disebut KEHILANGAN kembali.

Teman-teman yang ku sayang aku tidak tau mengapa rasa khawatir akan berpisah ini mencekam sangat.

dt

Teman-teman yang akan selalu kurindukan.Disaat kita tidak lagi bersama.

Juga Ustadz-Ustadzah yang berjasa, yang mulia sangat….

mu

Terutama USRA…

us

Tapi kini aku kini tahu, kini ku mengerti.bahwa kehilangan adalah suatu kenyataan yang harus diterima, harus dibukakan hati selebar-lebarnya.Kehilangan itu sudah ketentuan,ketetapan Allah.

Apa boleh buat? rencana itu tidak bias diganggu gugat. Lagi pula, hidup pun kalau bahagia terus,seneng seneng mulu, tanpa ada rintang dan halangan, rasanya pasti hambar bukan?

Semua yang telah terjadi, yang di tetapkan itulah yang terbaik bagiku, baggi kalian semua.Kita tidak akan tau satu detik kedepan kita itu bagaimana, ada peristiwa apa?Mungkin lebih banyak yang , memiliki nasib lebih menderita, lebih menyakitkan dari pada diri saya.

Jadi bukalah hati kalian untuk menerima kenyataan hidup ini. Bersyukurlah masih di beri kesempatan untuk hidup, ntuk di uji. Bagaimanapun juga kita tida akan bisa lari dari takdir Allah, dari kehilangan itu semua.

Maka bersyukurlah bagi  kalian yang masih punya keluarga lengkap, masih merasakan kenyamanan hidup… dan teguhkan hati jika suatu saat nanti kehilangan itu menguji kalian.

Lalu, nikmatilah kebahagiaan di sekitar kalian yang merupakan anugerah indah terlupakan.

HAVE A GOOD TIME, CHOOSE YOUR BEST WAY OF LIFE

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s